waktu itu aku sunguh
tidak berani
apalagi harus nekat
memainkan dirimu
tidak mungkin
karena sadar
cinta itu beneran
jadi gak bisa
sungguh gak bisa
dibikin main-main
memang tidak ada
daun itu yang masih bisa
menjadi saksi
semua sudah berganti
berganti dengan baru
yang masih segar
namun ada yang tetap
batang-batang di sana
yang kini membesar
juga menjulang
masih ada
yang tetap juga
caraku memandangmu
sebagai yang istimewa
jadilah tetap begitu
sipu malumu menggugah kalbu....
yang pernah menjadi kelabu
kini telah semakin.....
berubah....
itu tentang pandanganku
juga bagaimana caranya
mengeja kemurnian suara hatimu....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar