Tidak tampak lagi sebagai buah,
Warna aslinya pun tidak,
terpisah dari kulit dan bijinya,
bungkus telah menutupi
rabaan akan kumpulan serat itu
tidak sedikitpun menyisakan
bagian yang keras
bagian yang akan menyamankan
seluruh badan hingga kepala,
bukit-bukit tempat asalnya tumbuh
dikisah pernah mnenjadi nyanyian,
kenangan akan bunga-bunga indah
yang terbawa dalam mimpi,.....
Melewati batang-batang kekar
sebagian bungkus batang dilepaskan
menyambung cerita petualangan
mengisah tulang-tulang yang kembali
menyatu oleh dekapan musim dingin....
Masih menyisa lagi
Buah bibir akan alas dan bantal
tempat baringnya dalam memadukan nada...
pengiring yang katanya menambah dan juga
membumbui perjalanan akan lakunya yang diam....
tanpa laras dan senjata yang dikenali lagi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar